Perlindungan diri dari virus corona di transportasi umum
Bagaimana jika menggunakan transportasi umum? Perlindungan ekstra harus Anda
lakukan. Naik transportasi online, maupun kereta api, dan bus, perhatikan
beberapa hal yang harus Anda waspadai sebagai benda dan tempat yang rawan
penularan virus corona di transportasi umum:
Pegangan tangan
- Mesin tiket
- Toilet stasiun
- Permukaan lain yang sering disentuh penumpang.
Selebihnya, ikuti saran-saran WHO di atas untuk mengenakan masker, membawa
hand sanitizer, dan menjaga jarak.
Langkah perlindungan diri lainnya
Mengutip Business Insider seperti diberitakan Kompas (2020), berikut beberapa
langkah yang juga bisa Anda lakukan untuk mengurangi potensi risiko tertular virus
corona di transportasi publik:
Jangan sentuh ponsel terlalu sering
Sejumlah ahli menyebutkan, penggunaan ponsel di transportasi publik aman jika
tak ada orang batuk di dekat Anda. Sebagai pencegahan, disarankan untuk tak
menggunakannya, dan simpan di tempat yang tertutup. Selain itu, bersihkan layar
ponsel dengan cairan antibakteri. Cuci tangan dengan sabun dan air atau hand
sanitizer setelah menyentuh ponsel.
Hindari orang lain yang batuk atau bersin
Jaga jarak dari mereka yang tengah batuk atau bersin saat ada di transportasi
publik. Jika kondisinya padat dan susah menjaga jarak, posisikan tubuh Anda
membelakanginya.
Tak makan dan minum
Hindari makan dan minum saat Anda berada di transportasi publik.
Hindari jam padat
Pilihlah waktu berangkat di jam-jam tidak padat.
Jangan sentuh langsung handle pintu
Saat membuka pintu kendaraan umum, toilet umum, atau gedung, cobalah untuk
tidak menyentuh gagang pintu, melainkan mendorongnya dengan siku, bahu, atau
punggung. Hal ini untuk menghindari jika ada virus yang menempel berpindah ke
tangan Anda.
Komentar
Posting Komentar